Lovely YAFI (Youth's Act for Indonesia)

Hello my dearest reader, I want to tell a story of YAFI (Youth's Act for Indonesia). Sedikit cerita kegiatan saya bersama YAFI dan SDI Tambora. Kindly ask you to read it until finish.:D

Tidak terasa sudah hampir tujuh bulan YAFI berjalan sejak November 2011 sampai sekarang dengan prestasi serta impact yang dihasilkan cukup memuaskan walau tentu tidak ada yang sempurna di dunia ini, semua masih butuh pembelajaran. Dari mulai prestasi mendapatkan penghargaan Inspiring Student Social Movement di Bandung. Proses dibalik semua perjalanan YAFI benar-benar membuat kami bangga dan merasakan kegembiraan tersendiri. Proses dimana didalamnya terdapat suka duka bersama tapi dengan penuh canda tawa. Proses kebersamaan tanpa ada paksaan. Proses dimana kita membuat suatu berdasarkan rasa cinta dan kasih kepada calon masa depan bangsa. Proses dimana kita bisa menemukan pembelajaran disetiap kegiatannya.


Yup, YAFI adalah sebuah organisasi berbasis komunitas yang didirikan oleh anak-anak muda dari berbagai universitas yang berbeda yang memiliki passion yang sama untuk beraksi dan menginspirasi. Untuk senantiasa menciptakan suatu program kegiatan yang berimpact pada lingkungan sekitar. Dimulai dari kegiatannya yang pertama yaitu kampanye memperingati hari HIV/ Aids yang jatuh pada 1 Desember 2011 lalu. YAFI membagikan sekitar 500 pita merah kepada pejalan kaki disekitar stasiun UI, Depok dengan beberapa orang volunteer yang juga rela berpanas-panasan untuk ikut mengkampanyekan aksi ini.


Dan baru saja, Sabtu (12/05) YAFI telah menyelesaikan program Kami Berbakti Batch 1 di SDI Tambora. Sebuah SD swasta di daerah Jakarta Barat yang sudah berdiri lebih dari 50 tahun. Tapi bisa kalian bayangkan, mungkin juga akan kaget seperti kami yang mengetahui bahwa SD yang sudah lebih dari 50 tahun berdiri ini belum memiliki perpustakaan..:(

Miris plus sedih plus kaget, rasanya semua bercampur aduk guys. Masa bisa sih SD yang udah hampir setengah abad berdiri itu belum punya perpustakaan. Dan beruntunglah YAFI menemukan SD ini. Tuhan sepertinya memberikan petunjuk dan bimbingannya selalu kepada kami untuk tetap semangat berjuang konsisten membimbing adik-adik SDI Tambora. Serta atas kehendak Tuhan juga tentunya jalan kami untuk segera mendirikan perpustakaan untuk SDI Tambora mendapat banyak kemulusan. Yup, tangan Tuhan lebih panjang untuk mewujudkan semuanya tentunya.

Dimulai dari November 2011 saat episode 1 "Melukis Mimpi" pertama kali di laksanakan di SDI Tambora sampai episode 10 yang merupakan episode terakhir di Batch 1 ini pada 12 Maret 2012 dengan tema "Untukmu Indonesiaku". Kegiatan yang dirasakan antara adik-adik dengan para volunteer sangat erat, terlihat bagaimana kedekatan internal dan rasa sayang para kakak volunteer saat harus break untuk beberapa bulan usai Batch 1 ini.



Saat kami pertama kali memulai program bimbingan di episode 1, dan mulai dengan memotivasi adik-adik SDI Tambora untuk berani bermimpi dan bercita-cita. Saat dimana saya dan teman-teman YAFI yang lain mulai membuka mata dan mengetahui fakta akan kondisi dan sifat adik-adik di pinggiran kota Jakarta. Mindset mereka yang nampaknya harus dan wajib mendapatkan dorongan semangat dari kita semua.



Alhamdulillah, pada Sabtu (12/05) lalu, keinginan terbesar YAFI untuk membuat perpustakaan untuk SDI Tambora akhirnya terwujud. Ada sekitar 500 buku yang terkumpul belum termasuk yang tidak lolos sortiran tersusun rapi dalam rak-rak perpustakaan yang letaknya tidak terlalu besar. Semua bantuan berupa donasi buku-buku, maupun uang sangat membantu YAFI dalam mewujudkan pembuatan perpustakaan ini. Terdapat buku-buku baru maupun bekas dari mulai buku pelajaran,  RPUL, kamus, buku cerita dan majalah tersusun rapi di rak.



Pembukaan secara resmi dan simbolis perpustakaan baru ini dilaksanakan pada Episode puncak YAFI yang ke 10 dengan tema "Untukmu Indonesiaku". Selain pembukaan perpustakaan, episode 10 ini juga diisi dengan kegiatan Manager Berbakti. YAFI kedatangan enam profesional muda dari beberapa perusahaan diantaranya datang dari Bakrie Microfinance Indonesia dan Uniex Consulting. Keenam profesional muda itu ikut membimbing adik-adik SDI Tambora untuk belajar dan bermain di tiga pos bimbingan, yaitu pos bahasa inggris, matematikan dan puzzle. Semangat para kakak2 profesional muda nampaknya tidak luntur sampai akhir bimbingan. Mereka juga menyelipkan cerita motivasi di sela-sela bimbingan. Kehangatan dan perhatian kakak-kakak ini terlihat jelas saat mereka mulai bercengkrama dengan adik-adik SDI Tambora dan bertukar cerita.

Usai bimbingan, kegiatan selanjutnya adalah sesi "Hope Tree". Adik-adik diberi selembar kertas ukuran kecil yang sudah diberi tali dan nantinya akan digantung disebuah miniatur pohon yang terletak di dalam perpustakaan. Kertas itu berisi cita-cita adik-adik Tambora yang pernah juga dilukiskan saat episode 1 Kami Berbakti.


                                                      "Hope Tree" di dalam perpustakaan


Senang yang teramat sangat saat kami melihat senyum adik-adik SDI Tambora melihat perpustakaan baru mereka dan dengan sangat antusia masuk kedalamnya. Terima kasih Tuhan, Engkau telah mempertemukan kami dengan adik-adik Tambora yang super. Tetap ceria ditengah keterbatasan mereka selama ini. Tetap semangat ditengah hiruk pikuk Tambora yang padat. :)

Hal inilah yang membuat saya juga teman-teman YAFI dan para volunteer serta semua donatur rasanya sangat tergerak untuk bisa terus konsisten membimbing adik-adik SDI Tambora sampai jangka waktu yang belum bisa diprediksi. Bisa dibilang selama kami masih memiliki tenaga, insya Allah kami akan konsisten membimbing adik-adik Tambora. Dan, can't wait for batch 2 YAFI in September 2012, Insya Allah.:)

                                 Kak Alex dan Kak Kristie, profesional muda dari Uniex Consulting            

                    Kak Melisa (Uniex Cunsulting) dan Kak Rezda (Bakrie Microfinance Indonesia)


For further information about YAFI hubungi di yafi.indoneia@yahoo.co.id or kindly check, Blog YAFI . Jangan lupa juga like fanpagenya Fanpage YAFI dan follow twitternya untuk mengetahui update-update kegiatan terbaru YAFI @YAFIndo . :)

"Be the Change you want to see in the world" Mahatma Gandi.

Citra Pertiwi
Chemistry UIN Jakarta
Head of Public Relation YAFI (Youth's Act for Indonesia)
citrapertiwi70@gmail.com
@citraptiwi


0 komentar:

Poskan Komentar