Menyuarakan Pendapat Lewat Tulisan

Hello my dearest reader, damn sorry for the late update.
Almost three months I didn't write in my official blog. Hectic with many articles waiting to done in my job as copy writer and also social admin. Try to do my best.!


Oke, kali ini gue mau sharing tentang materi yang gue dapet dari Youth Camp Indonesia Berseru Februari lalu pas sesi Jurnalistik yang diisi sama Mbak Emma (Editor in chief Chic Magazine). hihi, tiga bulan yang lalu dears acaranya,, tapi gak apa-apa. Insya Allah ilmunya bermanfaat ya.:)
Check this out.! :D

Kalo dibilang hebohnya suara pemuda, Speak up.! and many more, pendapat kita itu gak melulu hanya bisa disuarakan dengan suara guys. Tulisan juga bisa menjadi media komunikasi yang efektif loh. bahkan sangat efektif. mungkin daripada kita cape-cape teriak-teriak supaya pendapat kita di dengar, lebih efektif jika kita menuliskan ide dan pendapat kita, lebih bagus lagi kalau masuk jurnal nasional, tentu akan semakin banyak yang akan membaca dan mengetahui ide dan pendapat kita. :)

Masih ingat dong gimana buku-buku dan tidak sedikit juga tulisan-tulisan sudah menjadi kontroversi dan mengubah suatu konstruksi sosial di masyarakat. Ini adalah bukti dari kuatnya media tulisan dalam mempengaruhi pembaca. Tapi, nulis juga gak asal nulis guys, tentu ada aturan dan kaidah-kaidah yang harus diikuti. Tentunya mengikuti EYD dan yang paling penting tidak mengandung SARA yang akhirnya memecah dan mengadu domba kelompok tertentu. Karena, tentu tujuan kita menulis adalah untuk menyebarkan ide dan pendapat yang bermanfaat kan, bukan untuk menyebar permusuhan.:)

Di Youth Camp Indonesia Berseru lalu gue dapet sharing knowledge dari Editor in Chief nya Chic Magazine, Mbak Emma, she's a warm welcoming and attractive woman. Mbak Emma berbagi pengetahuan seputar gimana caranya kita menyuarakan pendapat kita lewat tulisan supaya pembaca dapat lebih memahami ide tulisan kita guys.

Membuat tulisan itu seperti kita menulis surat guys, langkah-langkah yang harus diperhatikan saat kita ingin membuat suatu tulisan adalah:

Who (Says)
Menandakan siapa kita, artinya adalah siapa pengirim pesan itu, ini bisa menyangkut ke gaya tulisan kita aat merangkai kata-kata. Kita tentu punya ciri dan gaya sendiri kan saat merangkai kata-kata.:)

What (to)
Nah ini yang penting guys.! bagian ini menandakan apa pesan yang ingin kita sampaikan ke pembaca. Tetntunya ide di kepala kita sudah menumpuk dan kita sudah tahu ide besar apa yang ingin kita sampaikan dan beritahukan ke pembaca nantinya.

Whom (in)
Yup, sama seperti kita menulis surat. Ada penulis, isi dan tentu ada si penerima. Kepada siapa tulisan ini kita tunjukkan. Disini berarti segmentasi pembaca kita. Tentu kita juga sudah bisa menilai segmentasi tulisan kita ini untuk siapa guys. Bisa untuk remaja, orang tua, bahkan untuk anak-anak seperti kita menulis di tabloid anak-anak. Bahasa yang digunakan tentu berbeda. Mabka Emma menambahkan segmentasi penting untuk mengatahui gaya tulisan kita. Soal segmentasi lanjut Mbak Emma kita perlu memperhatikan jenis kelamin pembaca kita, apakah kita akan menulis untuk pembaca yang mayoritas perempuan, laki-laki, kemudian status, ini juga penting guys, tentu kita gak mungkin kan menulis dengan gaya bahasa yang hanya bisa dimengerti kalangan manager sementara pembaca kita mayoritas adalah ibu-ibu rumah tangga..Jleb..:)

What Chanel (with)
Nah pada sesi ini kita sudah masuk ke saluran media yang akan kita gunakan.

Dan dari semua persiapan kita menulis tersebut point penting adalah What Effect. Sama seperti kita menulis surat, tentu kita ingin mendapatkan respon dari pembaca kita, apakah ingin pembaca menjadi tenang, marah, senang atau bahkan sedih dan iba setelah membaca tulisan kita. Nah, dalam tulisan kita juga harus bisa memprediksi apa respon yang kita inginkan dari pembaca setelah membaca tulisan kita. Apakah kita ingin pembaca menjadi senang, marah, sedih atau galau setelah membaca tulisan kita. it's up to your choice guys.:)

Setelah semua senjata sudah kita kuasai. Tentu kita ingin mendapatkan respon dan hasil yang sesuai dengan keinginan kita. Pesan/ tulisan dianggap berhasil jika pesan kita tersampaikan dengan baik, tepat sasaran (objek, pembaca), pesan kita dipahami dengan benar sehingga pembaca tidak menimbulkan kesalahpahaman, serta tentunya pesan kita direspon sesuai keinginan dan harapan kita.

Tentu, lanjut Mbak Emma masih dalam sesi sharing, tulian kita harus jelas, mudah dipahami, dan pergunakan rumus KISS.! Keep it simple, Sweetheart. Yup, bener banget kata Mbak Emma, just make our words simply.!

Terakhir sebelum sesi tanya jawab para peserta, Mbak Emma memberikan tips agar kita bisa terus aktif menulis dan terhindar dari writer's block. Yup, caranya adalah selalu mengkondisikan mood kita saat menulis, tulis semua ide dan gagasan yang ada di pikiran. Dan yang paling penting, bawalah gadget/ notebook kecil kemanapun kita pergi. Catat semua ide dan gagasan yang muncul secara tiba-tiba, jangan pernah menunda mencatatnya, karena ide itu mudah muncul tapi juga mudah menguap guys. hehe.:)

Selamat Menulis.!

@citraptiwi

Liputan Youth Camp Indonesia Berseru 2012


Hello my dearest reader, sekarang waktunya saya sharing tentang kegiatan Youth Camp yang diadakan oleh Indonesia Berseru, Aliansi Desa Sejahtera dan Respect Magazine pada 27-29 Januari 2012 di Lembur Pancawati, Ciawi Bogor...;)

Kegiatan yang dilakukan selama tiga hari ini cukup membuat para peserta tercengang setelah diberikan materi-materi seputar beras, sawit dan perikanan di Indonesia. Kesadaran dan kekagetan setelah mengetahui fakta-fakta pangan lokal Indonesia menyebabkan para peserta berinisiatif untuk gencar mendukung keberpihakan pada pangan lokal Indonesia. Yuk kita cek apa saja materi yang diberikan selama tiga hari ini dan hal-hal apa yang dapat kita lakukan untuk mendukung pangan lokal di Indonesia. Kebetulan pada kesempatan kali ini, saya bertindak sebagai salah satu panitia youth camp 2012. Walau sudah mendapatkan materi seputar pangan lokal dan fakta-fakta di Indonesia sebelumnya, rasa kaget, miris dan ironis tetap saja hinggap dipikiran saya saat kembali dijelaskan tentang materi seputar keberadaan pangan lokal di Indonesia sama seperti peserta yang lain.

Guys, rasa antusias anak-anak muda Indonesia terhadap isu pedesaan dan keberpihakan terhadap pangan lokal nampaknya cukup besar loh. Terbukti dengan jumlah calon peserta yang mengirimkan CV dan motivation latter ada sekitar 70an peserta dengan berbagai macam latar belakang yang berbeda. Peserta diseleksi menjadi hanya 22 peserta.:)

Okey, grab it fast, next lanjut ke main topic kita pada materi hari pertama #YouthCamp2012. check it out..!!



#Day 1 (27 Januari 2012)
Di hari pertama setelah makan malam dan take a rest mean a while, para peserta mendapatkan materi dari para pemateri yang luar biasa. Para pemateri yang datang di hari pertama merupakan perwakilan dari masing-masing pokja beras, sawit dan perikanan di Indonesia. Yuppy, cukup membuat kami tercengang guys. Fakta-fakta yang diungkapkan para pemateri sungguh ironis. Kondisi pangan lokal di Indonesia memang membutuhkan perhatian serius demi kemandirian bangsa kedepannya. Kekayaan dan kemakmuran alam Indonesia ternyata tidak membuat bangsa kita kaya di negeri sendiri. Pihak-pihak asing yang banyak singgah di negeri kita justru yang lebih banyak menguasai perdagangan dan penguasaan pangan Indonesia. Apalagi saat materi terakhir yang diberikan oleh bang Nego tentang sawit di Indonesia. Yuhuu,, rasa ngantuk rasanya hilang dengan cepat dan diganti dengan rasa marah campur kaget saat melihat dan mengetahui fakta-fakta sawit di Indonesia dan gambar-gambar peralihan lahan perkebunan sawit yang mencapai beribu-ribu hektar.


Berbagai pertanyaan diajukan oleh para peserta kepada ketiga pemateri dari masing-masing pokja. Para peserta cukup kritis dan antusias dalam memberikan pertanyaan dan gagasan guys. Ya, memang benar adanya bahwa anak muda adalah motor penggerak perubahan bagi bangsa atas kreativitas dan gagasan-gagasan mereka yang luar biasa. :)


Bang Nego dari pokja sawit sedang memberikan materi

Hari pertama berlangsung sampai hampir pukul 12 malam karena banyaknya pertanyan dan gagasan yang muncul dari para peserta. Hmm, walau dengan fisik yang lelah karena perjalanan seharian Jakarta- Ciawi, namun para peserta masih sangat semangat sampai acara materi selesai. 



#Day 2
It was damn cold in that place guys. Dinginnnnn bangett,, rasanya gak mau beranjak dari tempat tidur. But, day two was coming guys. Semua panitia dan peserta bangun untuk memulai aktivitas hari kedua di Lembur Pancawati. Hari kedua adalah hari yang paling menyenangkan. Ada apa sih di hari kedua sampai sebegitu menyenangkannya? yuk, check it out..!

Setelah sarapan dan olahraga ringan, kami langsung masuk ke dalam ruangan untuk mengikuti pelatihan selanjutnya. Yup, materi yang sangat menyenangkan guys. Kita kedatangan pemateri Mbak Emma (Editor Chic Magazine) yang membawakan materi jurnalistik, Mas Dave dan Mas Eko yang membawakan materi fotografi, dan dilanjut materi oleh Mas Shafiq Pontoh yang memberikan penjelasan seputar peran media sosial twitter sebagai alat untuk melakukan perubahan. ;D



Lebih menantangnya lagi, para peserta ditugasi untuk langsung mempraktekan materi yang baru saja didapatkan. Masing-masing kelompok berkeliling di sekitar desa tempat kami tinggal untuk mencari objek tulisan dan foto. Saya bersama dengan kelompok klepon berkeliling desa pancawati untuk mencari ide/ tema yang akan dipresentasikan di hari ketiga youth camp.

#Day 3
Yuhuu,, tidak terasa day 3 was coming guys. Saking serunya kegiatan youth camp ini, waktu seperti tidak terasa, tahu-tahu udah menginjak hari terakhir youth camp..hehee.
Yup, it was the last day of youth camp IB 2012.

Seperti biasa, dinginnya udara pagi di Lembur Pancawati membuat kami enggan untuk beranjak dari tempat tidur, hehee. Oke but morning was came, sun was rise, we must prepare for day 3..:D
Jadwal pagi hari di hari ketiga adalah yoga. Yeaahhh,, it's time for Yoga guys..~,~
Instruktur yoga adalah mas Yudhi yang sudah sangat berpengalaman menjadi instruktur yoga.
Sekitar hampir 2 jam kami melakukan yoga. dan yup, rasa ngantuk segera sirna diganti dengan rasa segar berkat yoga..:D

Lanjut setelah yoga kami langsung menuju pada sesi terakhir dari rangkaian youth camp kali ini. Waktunya presentasi objek fotografi dan tulisan hasil obervasi kelompok hari sebelumnya guys. :D
Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil observasi tulisan dan fotografinya masing-masing. And that was amazing guys. Dari hasil presentasi masing-masing kelompok, kita dapat menemukan hal yang cukup mencengangkan dan juga membanggakan dari desa pancawati. Banyak kejadian dan liputan yang menyenangkan, namun tidak sedikit pula hal dan kejadian-kejadian yang cukup memilukan di sekitar desa Pancawati. Semua hasil tulisan dan fotografi tersebut dikumpulkan untuk nantinya dipublikasikan di official website ADS.

Yup, selesailah rangkaian kegiatan youth camp IB 2012 ini. Lanjut ke sesi berikutnya setelah presentasi kelompok, kami bersama-sama mendiskusikan projek selanjutnya yang akan di lakukan demi mendukung keberpihakan kepada pangan lokal dan petani-petani lokal.


Dalam waktu dekat, yaitu di akhir Maret 2012, Aliansi Desa Sejahtera, Indonesia Berseru dan Respect Magazine kembali akan menghadirkan sebuah Festival Desa dan Food Film Festival yang dikemas secara pop dan nge-hits namun tetap kental akan suasana lokal. Jangan lupa hadir dan ramaikan festivalnya ya guys. For further information about this event just ask from official twitter of Desa Sejahtera, Indonesia Berseru and Respect Magazine.

Okeeyy Guys..demikianlah rangkaian kegiatan youth camp yang luar biasa ini. Tetap dikemas secara pop namun esensi materi-materi yang disampaikan tetap masuk dan mengena.:)
So, tugas kita selanjutnya sebagai seorang pemuda adalah terus menyuarakan keberpihakan kita akan nasib produsen kecil dan dukungan pada produk pangan lokal. Media baik cetak, elektronik bahkan media sosial yang saat ini sedang digandrungi oleh para remaja merupakan suatu alat yang luar biasa yang dapat kita gunakan untuk terus menyuarakan keberpihakan kita kepada mereka agar impact yang lebih jauh bisa sampai terdengar oleh pemerintah.
Next, baca juga ya tulisan saya tentang pentingnya peran pemuda sebagai pengontrol social media demi perubahan sosial. soon..:)
Ayo kita menyuarakan dan melakukan perubahan untuk lingkungan sekitar.

We can Act Locally but the Impacts are Globally..!


Follow official twitter for more info:
@Desasejahtera
@IDBerseru
@Respectmagz


Regard,
Citra Pertiwi
@Citraptiwi

I'm Joining Vocal Class in Gladiresik Music Lab

Kantor Gladiresik Musik Lab

Hallo guys,,
I want to tell about my new activity beside my college and organizations. It's about music class guys. :D

Ceritanya berawal ketika di bulan November 2011, lembaga pendidikan musik Gladiresik Music Lab sedang buka pendaftaran untuk program "Peduli Pendidikan Musik Anak Negeri 2012" selama tiga bulan free. Saya mendaftar kelas vokal dan selang beberapa hari kemudian dihubungi oleh pihak Gladiresik untuk konfirmasi jadwal kelas. At least, murid yang terdaftar di program P2MAN 2012 adalah 2000 orang lebih. Waww,, ini menunjukan kepedulian dan respect anak-anak muda Indonesia terhadap musik cukup besar guys. anyway, divisi yang dibuka di program ini adalah vokal, gitar, keyboard, bass, dan drum. I''m following vocal class..;D

Next, di minggu pertama program P2MAN 2012 adalah sesi Global Class yang diadakan pada 28-29 Januari 2012. Jadwal saya adalah pada 29 Januari pkl.14.30 WIB. Di global class ini, kami diberikan penjelasan dan pengenalan tentang Gladiresik Music Lab dan instruktur-instruktur yang akan mentrasferkan ilmu musik mereka. :)
Sayangnya saya tidak full mengikuti sesi global class, karena tepat 29 Januari 2012, saya baru saja pulang dari acara YouthCamp Indonesia Berseru di Ciawi, alhasil, telattt bangett dateng ke acara global class. hohooo. But, it's okay. :D

31 Januari 2012,
Nah, jadwal saya di kelas vokal adalah setiap Selasa pkl.14.00 WIB. Kelas berlangsung selama satu jam dengan jumlah masing-masing siswa hanya 5 orang perkelas, kebayang kan gimana fokusnya kita belajar, sekelas cuma 5 orang gan..:D

Setiap pertemuan kita diabsen, dan menurut mbak Venty (staff Gladiresik) akan berpengaruh pada nilai evaluasi di akhir dan berkesempatan untuk mengikuti program belajar lagi 3 bulan free...:D

Di awal pertemuan kelas, saya telat setengah jam..oh my God..!!! It's because a traffic jam..T.T
Sayang banget sebenernya kalo telat, karena ketinggalan setengah materi.
Instruktur kelas vokal adalah mbak Santi. Pada pertemuan awal kami diberikan pengajaran tentang membaca not balok, dan dasar-dasar awal posisi badan yang benar saat sedang bernyanyi..;D



Ulasan sedikit tentang posisi bernyanyi yang benar diantaranya;
- Posisi badan (Bahu tidak boleh bergerak saat bernyanyi, pernafasan menggunakan diafragma)
- Posisi kepala (Posisi bahu sejajar, rahang bawah yang bergerak, bibir jangan dipaksa dibuka terlalu lebar)

yeahhh,,itu baru sekilas pertemuan di minggu pertama guys, minggu kedua adalah materi untuk melatih pernafasan diafragma untuk menyanyi..yuppyy..:D Can't wait...


Regard,

(part 2) Episode 2 YAFI "Melompat Lebih Tinggi"



Hallo readers, masih lanjutan kegiatan saya bersama teman-teman tim dan volunteers YAFI (Youth's Acts for Indonesia) untuk adik-adik SD Tambora, Jakarta Barat. Episode 2 kali ini mengangkat tagline "Melompat Lebih Tinggi". Tujuan utama dari episode 2 ini adalah mengetahui kemampuan dasar adik-adik SD Tambora dalam hal edukasi dasar seperti membaca, menulis, berhitung dan kemampuan menganalisi suatu persoalan. Di episode 2 kali ini dibagi menjadi 4 pos dengan masing-masing tema pos membaca, menulis, berhitung dan berdiskusi. Hasil jawaban yang diberikan oleh masing-masing adik-adik akan dievaluasi oleh panitia dan kakak-kakak pendamping. Dari hasil jawaban yang diberikan, kakak-kakak pendamping bisa melihat dan menilai adik-adik yang memang membutuhkan bimbingan lebih intens.

Suatu kegiatan yang dapat kami berikan kepada adik-adik SD Tambora adalah bentuk pengajaran sukarela yang YAFI rangkai menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan dan tidak membosankan. Di awal episode YAFI "Melukis Mimpi", adik-adik yang berpartisipasi mengikuti rangkaian kegiatan YAFI #KamiBerbakti ini adalah adik-adik kelas 5 dan 6 saja. Tapi, di episode 2 kali ini ternyata adik-adik kelas 4 juga antusias ingin mengikuti rangkaian kegiatan #KamiBerbakti ini. Kami sangat senang melihat antusias dan kemauan adik-adik Tambora dalam kegiatan YAFI ini. Berbagai pos dilalui dan diikuti oleh adik-adik Tambora dengan semangat dan antusias.





Hasil yang diperoleh dari masing-masing pos ternyata cukup mencengangkan untuk sebagian adik-adik yang membutuhkan bimbingan yang lebih intens. Guys, seperti yang sudah saya ceritakan di part 1 episode 1 #KamiBerbakti "Melukis Mimpi" atau teman-teman pembaca bisa kunjungi blog YAFI, sebagian adik-adik SD Tambora kelas 5 dan 6 ada yang belum lancar baca dan tulis guys,.:( Kami cukup kaget ketika mengetahui hal tersebut, namun kami berusaha memahami keadaan lingkungan di sekitar adik-adik Tambora. Oleh karena itu, di episode 2 kali ini tujuan utama kami adalah mengetahui adik-adik yang memang membutuhkan bimbingan yang lebih intens.

Adik-adik yang mengikuti rangkaian acara #KamiBerbakti kali ini berjumlah sekitar 24 adik-adik. Dari semuanya, kami mendapatkan dan mengevaluasi adik-adik yang memang membutuhkan bimbingan intens. Kami berharap kegiatan kami ini akan dapat bermanfaat bagi adik-adik SD Tambora. Amin..



Semangat berbagi dan menginspirasi reader..
Follow: @YAFIndo
Blog: yafindo.wordpress.com

Melukis Mimpi #KamiBerbakti Episode 1

Kita bisa sibuk dengan rutinitas kita sendiri, tidak ada yang berubah bagi mereka.
Kita bisa protes kepada pemerintah , energi habis, pun tidak ada yang berubah bagi mereka.
Kita bisa memilih untuk berAKSI! Lakukan perubahan dan menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Sulitnya akses pendidikan di provinsi yang terpencil di Indonesia itu “wajar”. Bagaimana jika masih ada sekolah di Jakarta yang kondisinya tidak lebih baik dari sekolah yang berada di provinsi terpencil itu? Ini Jakarta! Ibukota Indonesia. Hellooo...!!

Oleh karena itulah YAFI (Youth's Acts For Indonesia) yang merupakan organisasi dengan anggota para anak muda Indonesia yang memiliki visi misi yang sama untuk mau berAKSI melakukan perubahan, membuat salah satu program bernama #KamiBerbakti yang bertujuan melakukan suatu aksi nyata yang bermanfaat untuk sekitar. Program #KamiBerbakti merupakan program dari isu pendidikan yang menjadi salah satu concern YAFI. 

Jakarta yang notabennya adalah ibu kota Indonesia dengan segudang teknologi dan pembangunan yang maju dan pesat ternyata tidak menjamin kehidupan, bahkan pendidikan gratis 9 tahun yang dicanangkan pemerintah hanya bisa dijangkau oleh kalangan tertentu saja, tidak untuk rata-rata anak2 yang memang "membutuhkan".

Miris dan ironis saat tahu kalau di Jakarta ada sekolah yang bernama SD Tambora, sekolah yang letaknya di daerah Tambora, Jakarta Barat, yang kondisinya seperti sekolah di pedalaman dengan sumber daya yang benar2 seperti di daerah provinsi terpencil di Indonesia. Ini ada di Jakarta loh, bukan di pedalaman provinsi terpencil yang notabennya memang belum tersentuh dengan kemajuan pembangunan seperti di Jakarta. Bahkan anak kelas 5 dan 6 nya ada yang belum lancar baca dan tulis. Jakarta! Pusat pemerintahan, pusat perekonomian. Ternyata sekolah seperti yang digambarkan di serial Laskar Pelangi tidak hanya kita temui di daerah terpencil macam belitong, tapi di Jakarta, di sekitar kita juga ada, bahkan mungkin SD Tambora Jakarta Barat hanya merupakan satu dari sekian banyak sekolah yang belum terekspos di Jakarta dengan kondisi yang sama.

Kegiatan YAFI di Episode 1 #KamiBerbakti ini bertema "Melukis Mimpi" pada 17 Desember di SD Tambora. Kami mencoba mengajak adik-adik SD Tambora untuk melukiskan cita-cita mereka supaya mereka terpacu dan selalu bersemangat untuk melihat masa depan.:)

Tapi, kami benar-benar kaget dan miris saat tim YAFI dan para volunteers meminta mereka untuk menggambarkan keinginan dan cita-cita mereka di masa depan, mereka menggambarkan cita-cita mereka menjadi TUKANG GALON, NELAYAN, DLL...!!

Awalnya mereka menggambar ingin menjadi presiden, pengusaha, dll. Namun, selang beberapa lama mereka menghapus gambar mereka dan mengubahnya menjadi nelayan, tukang galon, buruh, dll.:(
Kami bertanya alasan mereka menghapus cita-cita awal mereka. Dan jawaban mereka adalah, "Ini ketinggian ka, aku gak akan bisa jadi kaya gini,,jadi aku mau jadi nelayan aja,atau buruh.." :'(
(*sedih plus heran plus miris dengan keadaan dan semua rasa campur aduk ada di diri para fasilitator waktu itu)

Pelan-pelan tim YAFI mulai memotivasi adik-adik SD Tambora untuk berani bermimpi. YAFI hadir untuk memotivasi mereka bahwa mereka harus berani bermimpi dan meraih mimpi tersebut.
sampai ada ungkapan :
“Walau Sekolah kami belum punya perpustakaan,
Walau Buku pelajaran cuma Lembar Kerja Siswa (LKS),
Walau ekonomi keluarga kami tak seberuntung kalian,
KAMI HARUS BERANI MELUKIS CITA-CITA
KAMI AKAN BELAJAR SUPAYA PINTAR DAN MERAIH CITA-CITA KAMI.”

Beberapa gambar cita-cita adik-adik SD Tambora setelah diberikan motivasi.





Tanggapan adik-adik SD Tambora sungguh luar biasa,  “Wah,  kakak cuma 2x sebulan dateng kesini” | “Yah, padahal seru, coba setiap Sabtu.”

At least, ini masih Episode 1 dari projek pendidikan YAFI, masih ada banyak PR kita bersama-sama untuk melaksanakan episode-episode selanjutnya yang akan menjadi sustainable untuk SD Tambora ini. Mohon doa, bantuan serta donasi juga sangat diperbolehkan bagi teman2 yang berniat menyumbang..:)
YAFI hadir setiap 2x Sabtu dalam sebulan di SD Tambora, Jakarta Barat.

Episode 2 YAFI untuk SD Tambora akan dilaksanakan pada tanggal 12/14 Januari 2012.
Pendaftaran volunteers YAFI akan dibuka pada tgl 2-5 Januari 2012.

Alhamdulillah, banyak dukungan yang YAFI dapatkan untuk lebih mempercepat proses pergerakan bantuan untuk SD Tambora ini. Salah satunya adalah akses untuk kami dapat membantu SD Tambora membangun perpustakaan sekolah. Karena sudah 30 tahun berdiri, sekolah ini belum memiliki perpustakaan. Mohon doanya y teman2 untuk adik-adik kita di SD Tambora.

Bagi teman2 yang mempunyai buku yang bisa disumbangkan untuk kalangan anak SD kelas 1-6, bisa disumbangkan ke YAFI melalui contact person Tyas (02160910269) atau bisa dikirim melalui paket ke alamat:
Jl. Margonda Raya Gg.Mawar 1 No.141 Beji, Pondok Cina, Depok 16424. (atas nama Rabia Edra Almira)

Twitter: @YAFIndo
Web: http://yafindo.wordpress.com/2011/12/17/melukis-mimpi-kami-berbagi-episode-1/


If your actions inspire others to dream more, learn more, think more, and do more you are a leader.
-John Quincy Adams-

IFA Coaching Program


Saya siap sukses menjadi Entrepreuneur.! Bagaimana dengan Anda?
 
Hello my dearest reader,
Salam Dahsyat.!
Kali ini saya akan bercerita sedikit tentang ICP (IFA Coaching Program) batch 1 yang sedang saya ikuti. ICP ini dimulai dengan Basic Training selama 3 hari pada tanggal 28-30 Oktober 2011, dan insya Allah pelatihan akan berlanjut selama 3 bulan kedepan. :)

It's a damn amazing training I've ever followed. Tiga hari pertama pada Basic Training yang luar biasa dimana kita dilatih untuk bisa membuka potensi-potensi dan kekuatan diri kita serta membangkitkan kembali seluruh impian-impian besar kita di masa depan.

Materi serta simulasi yang diberikan pada basic training selama 3 hari pertama sungguh luar biasa. Mulai dari menguak potensi diri dan membuka pikiran kita akan berbagai penghalang yang dapat menghalangi kesuksesan kita. Hari pertama dimulai pukul 09.00-21.00 wib, hari kedua pukul 09.00-18.00 wib, dan hari ketiga dimulai pukul 14.00-21.00 wib.

Pemberi materi utama (Master Training) adalah Bpk.Tanu Sutomo yang akrab disapa Pak Tomo selaku Direktur Utama IFA bersama 8 orang tim coaching yaitu Pak Hartono, Pak Juli, Pak Tobing, Mas Shoim, Pak Riyadi, Ibu Ina, Mbak Shofi, dan Mas Ady. Jumlah peserta yang mengikuti training sebanyak 20 orang pada angkatan pertama ini dengan nama kelompok besar Leader Team. Kami dibagi menjadi empat kelompok kecil. Saya sendiri di kelompok 4 dengan coaching Mbak Shofi dan Mas Tobing.

Di hari pertama basic training dibuka dengan materi oleh Bpk. Tomo yang menjalaskan dan membuka pikiran kita agar menjadi seorang pemain yang senantiasa menciptakan nilai di kehidupan. Pada salah satu sesi materi training, Bpk. Tomo menjelaskan tentang pentingnya memanfaatkan waktu dan potensi diri serta fokus pada visi misi yang menunjang impian kita dan berhenti memikirkan pandangan-pandangan negatif orang lain yang dapat membuat diri kita jatuh karena sesungguhnya pandangan negatif seseorang merupakan kacamata/ refleksi dari masa lalu mereka sendiri. Training selama tiga hari ini tidak sekedar pemberian materi namun juga dengan berbagai simulasi, praktek langsung dan sharing oleh para peserta. Di hari ketiga IBT ini, kami mendapat Entrepreneur Challenge selama 20 jam dari Pak Tomo dan harus memraktekan materi yang telah diberikan. :D

Empat Pesan Bpk. Tomo
#Day 1.

1. Tentang "Pandangan"
Bagaimana seseorang berperilaku, itu tdak terlepas dgn apa yg telah ia lalui di masa lalu. Berbeda adalah hal yang harfiah. Tak perlu memaksakan diri untuk sama semuanya, yang kita butuhkan adalah bagaimana caranya agar bisa sinergi dengan sesama. Jadi kita tidak perlu capek-capek membuktikan bahwa kita itu benar, karna selama berjalan di jalan ilahi, kita semua berjalan di kebenaran

2. Tentang "Zona Nyaman"
Banyak dari kita yang msih terbelengu dan msih berada di "lingkaran setan".

3. Tentang "Terpaksa"
Lakukanlah segala sesuatu dengan ikhlas. Seseorang yang terpaksa menunjukkan bahwa dirinya tidak punya pilihan. Cara yang terbaik sebenarnya adalah coba pikirkan hal yang paling terburuk apa yang akan didapatkan jika kita tidak mengerjakan pekerjaan yang kita anggap terpaksa itu. Contoh: Jika saya tidak melakukan ini maka saya akan bla bla bla.. sampai akhirnya menemukan jawaban terburuk yang akan kita dapatkan jika tidak melakukannya. Ajukan sebanyak-banyaknya pertanyaan, hingga kita mendapatkan hal yang terburuk jika kita tidak melakukannya. sehingga diperoleh kesimpulan: "Saya lebih baik a daripada z"

4. Tentang "Korban"
Dalam menjalani kehidupan jangan merasa jadi korban dan meminta belas kasihan pada orang lain. Ada dua dunia, dunia yang ada pada diri kita, dan dunia yang ada di luar diri kita. Yang dapat kita kontrol adalah yang ada pada diri kita. Kita memiliki tanggung jawab atas kehidupan kita.
JADILAH PEMAIN YANG MENCIPTAKAN NILAI!

Di hari kedua IBT, materi dan simulasi yang diberikan lebih luar biasa. Hari kedua adalah hari tentang dream mapping dan penjelasan 10 karakter pemenang sukses yang wajib dimiliki oleh masing-masing pribadi. :)

10 Karakter Pemenang Sukses
#Day 2.

1. Keinginan yang menggebu.
2. Kepercayaan yang kokoh.
3. Tindakan yang efektif.
4. Semangat baja.
5. 100% adalah mungkin dalam 100% waktu.
6. Sesuatu yang terjadi itu adalah karena saya.
7. Hidup adalah permainan enrollment (mengajak).
8. Kerja sama, pemain dalam tim komit dalam satu visi yang sama.
9. Visi/janji/komitmen adalah yang mendikte saya, bukan perasaan, penilaian, evaluasi saya (saya mempunyai perasaan, penilaian dan evaluasi).
10. Saya menghormati setiap perkataan saya dengan tindakan saya.


Di hari selanjutnya IBT ini yaitu di hari ketiga, kami mendapatkan tantangan entrepreneur dari Pak Tomo selama 20 jam. Ini merupakan tantangan mental bagi semua entrepreuneur yaitu menjual produk. Awalnya sempat terpikir oh my God! kami harus door to door dan terjun lapangan untuk melakukan tantangan ini. Hmm, tapi kami berpikir dan berusaha untuk open minded, it's to us. Pak Tomo memberikan tantangan 20 jam ini untuk melatih mental kita sebagai seorang calon entrepreuneur. Dan, gotcha..! We're do it.!:D
Saya bersama dengan seluruh peserta IBT benar-benar terjun ke lapangan untuk melakukan tantangan ini.:D



Hari terakhir di tiga hari IBT ini merupakan closing dari IBT yang luar biasa, kami benar-benar seperti mendapat semangat baru dan motivasi untuk segera meraih seluruh impian kita. Pemaparan materi dan seluruh simulasi di tiga hari pertama pelatihan ini benar-benar membuat pikiran kita lebih terbuka guys..

Eeitsss,,Pelatihan ini tidak hanya sampai disini my dearest reader. Yang membedakan training ICP dengan semua training Entrepreuneur adalah kita dibimbing selama 108 hari kedepan oleh para coaching yang luar biasa dan dibimbing langsung oleh Master Training Bpk. Tanu Sutomo selaku Direktur Utama IFA. DAHSYAT..:D

Insya Allah saya beserta dengan teman-teman ICP angkatan 1 yang lain akan berkomitmen selama 108 hari kedepan untuk terus mengikuti pelatihan yang luar biasa ini.

Dan, kabar gembiranya adalah pelatihan ini membuka pendaftaran untuk ICP angkatan 2 sampai tanggal 8 Desember 2011 dan pelatihan IBT 2 akan dilaksanakan pada 9 Desember 2011. Bagi teman-teman pembaca yang tertarik dan merasa pelatihan ini penting untuk teman-teman sekalian, daftarkan segera diri kalian untuk juga mengikuti pelatihan ICP Batch 2 ini. Biaya pelatihan sebesar Rp590.000,- dan pelatihan akan berlangsung selama 108 hari atau selama 3 bulan.:)

Kenapa harus ICP?
Banyak dari kita merupakan seorang yang seungguhnya memiliki kemampuan luar biasa untuk bisa meraih apapun yang kita inginkan. Namun, banyak orang terbelenggu oleh pikiran-pikiran negatif dari luar dan terkungkung oleh pandangan-pandangan orang lain sehingga menjadikan kita pribadi yang kurang percaya diri, bimbang dan tidak mengetahui tujuan dan impian hidup. Di ICP ini, pikiran teman-teman akan dibuka dan dilatih supaya menjadi seseorang yang lebih struggle dan kompeten untuk bisa mewujudkan impian teman-teman. Fasilitas yang sangat mendukung serta bimbingan yang diberikan para Coaching yang luar biasa di ICP ini juga sangat mendukung maksimalnya pelatihan selama 3 bulan ini.

Ada sekitar 16 materi yang akan diberikan dan dilatih di ICP ini. Materi-materi pelatihan yang akan didapatkan selama 3 bulan pelatihan diantaranya IBT (IFA Basic Training), Building Teamwork (Membangun kerja sama tim), Basic Communication and Presentation (Dasar-dasar komunikasi dan presentasi), Breakthrough Your Limiting Beliefs, How to Turn Your Weakness into Strength, Awakening The Dragon in You, The Power of Dream, Charismatic Leadership,dan masih banyak lagi materi dan simulasi yang akan dipelajari dan dilatih selama 3 bulan pelatihan ini. Semuanya tentu saja untuk meningkatkan kapasitas dan karakter diri menjadi pribadi yang unggul dan berjiwa leadership serta bermental baja untuk meraih kesuksesan dan penghasilan (omset).

So, sekali lagi bagi teman-teman pembaca yang tertarik dan merasa pelatihan ini penting untuk teman-teman sekalian, daftarkan segera diri kalian untuk juga mengikuti pelatihan ICP Batch 2 ini. 

Biaya Rp.590.000,- selama 3 bulan pelatihan.  
DP cukup membayar 290.000,- pada bulan pertama kemudian masing-masing 150.000,- pada bulan kedua dan ketiga. 

Informasi dan pendaftaran ICP Batch 2: 
Citra (08567515578)

Alamat Kantor Redaksi:
Jl. Viktor BSD, no.88 Serpong Tangerang, Banten 15316

What's Love Called?





Apakah Cinta butuh balasan?

Ketika kita berpikir apakah orang disekitar kita pantas mendapatkan cinta kita, atau ketika kita pernah merasakan dikhianati oleh cinta, kita akan melihat orang lain dengan kacamata pandangan masa lalu kita. Melihat orang dengan perasaan was-was dan enggan untuk membuka hati menjadi lebih lapang dan terbuka.

What does love look like? It has the hands to help others. It has the feet to hasten to the poor and needy. It has eyes to see misery and want. It has the ears to hear the sighs and sorrows of men. That is what love looks like. 

Padahal, cinta tidak bisa diukur dari sudut pandang kacamata kita saja atau tentang sebuah cinta "bohongan".

Cinta tidak bisa diukur hanya dari keterikatan hati antara laki-laki dan wanita. Tidak, sama sekali tidak. Cinta bisa lebih jauh diartikan dan luar pengertiannya.

Hanya ketika seseorang mengalami patah hati atau cintanya tidak berakhir di pelaminan dan retak ditengah jalan. Tidak bisa diartikan pula bahwa semua cinta tidak bisa ditaklukan, kan?

if you can’t get the love you want, give all the love you have“! Spread your love to everyone you meet. Berbagi cinta kepada yang membutuhkan.

Kali ini saya tidak mau membahas cinta antara dua mahluk yang bernama laki-laki dan perempuan. Dan sedikit menekankan untuk pembukaan "mata" dan pikiran bahwa cinta tidak sekedar berkutat pada pasangan, patah hati, putus cinta, berbunga-bunga dan sebagainya. Cinta lebih luas dari itu, Dear.

Cinta kepada orang tua contohnya, wajib. Kepada para saudara dan sesama muslim juga kebutuhan. Tidak ada alasan untuk menentang.

Kita bisa mulai melihat di sekitar kita, menengok apa yang setiap saat kita lihat saat kita berangkat bekerja, saat kita bertemu dengan orang-orang yang tidak seberuntung kita saat akan pergi ke mall. Terlalu banyak orang yang membutuhkan cinta kita. Tidak ada alasan untuk kita menutup diri dari bahagianya merayakan cinta hanya karena putus cinta, kan? :)

Orphans, poor people, disable and difable people, dan yang lainnya butuh kasih sayang kita tentunya. Saat kita mulai memikirkan hal membuat hati galau dan tidak berguna, kita bisa berpikir dan merenung bagaimana mereka diluar sana yang tetap tersenyum dalam segala keterbatasan yang mereka miliki. Cinta yang mungkin secara tidak sadar mulai meninggalkan mereka. Apakah mereka masih bisa tertawa?



 Spread your love to everyone you meet!





Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Al-Baqarah ayat 261)




So, tidak berarti yang cintanya bertepuk sebelah tangan, atau batal bersanding dengan pujaan hati melihat "cinta" hanya sebagai objek masa lalu yang tidak menyenangkan. Hey! You can reach yourself more than this, Dear! :)

“Bila kamu mohon sesuatu kepada Allah ‘Azza wa Jalla maka mohonlah dengan penuh keyakinan bahwa doamu akan terkabul. Allah tidak akan mengabulkan doa orang yang hatinya lalai dan lengah.” (HR. Ahmad)

Mudah-mudahan kita selalu menjadi orang yang terbebas dari galau berkelanjutan dan berkepanjangan yang nantinya akan mencopet waktu berharga kita.:) Masih banyak hal-hal berguna dan bermanfaat yang bisa kita pikirkan dan kerjakan, kan?

Think twice if you get stuck and sick to yourself with your love life.

Cinta kita diukur dari apa yang bisa kita berikan ke orang lain dan balasan akan datang tanpa diminta. Spread Your Love to Averyone You Meet.:)

You are all such a great thing to became a part of my life and my inspiration.  No excuse!

if you can’t get the love you want, give all the love you have“!  

Hit me on @citraptiwi