Yuk, Jadi Konsumen yang Cerdas dan Cermat

Guys, siapa yang gak suka roti bakery? Berlapis coklat, bertabur keju? Yummy! Wait, jangan asal makan dulu. Sebagai konsumen muslim yang baik, buru-buru cek ada tidaknya logo halal pada kemasan/ toko bakery tersebut. Kalau memang ada, Hup, langsung serbu, tapi kalau tidak ada segera tinggalkan. Masih banyak toko-toko bakery terkenal yang sudah memasang logo halal pada produk mereka. Dari pada kita tetap pada pilihan bakery yang belum mencantumkan logo halal, dapat dosa lebih baik beralih ke yang lain, yang lebih aman, syar'i dan nikmat. hehee.:)



Tepat dua hari lalu gue dapet tugas untuk mencari informasi tentang titik kritis kehalalan produk makanan pada mata kuliah Cara-cara Pemisahan Kimia. Tugas yang didapat kali ini cukup mencengangkan, meski banyak sumber dan referensi yang ada, tapi bagi gue pribadi ini bisa menjadi sesuatu yang lebih dari sekedar mencari tugas lalu meng-copy paste informasi yang bejibun. Hal ini benar-benar membuat gue semakin harus berhati-hati apalagi sebagai seorang muslim. Banyak sekali segi-segi yang harus kita perhatikan saat akan mengkonsumsi produk apapun.

Dan janganlah sebagian dari kamu memakan harta sebagian yang yang lain secara batil, dan jangan pula membawa urusan harta itu kepada hakim supaya kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, sedangkan kamu mengetahui. (Al-Baqarah Ayat 188)

Beruntung kita tinggal di negara yang notabenenya sebagian besar adalah warga muslim. Sehingga hak-hak kita sebagai seorang muslim sangat dijunjung tinggi. Meski begitu, tentu sebagai konsumen, kita juga harus cermat sebelum mengkonsumsi. 

Berikut ini adalah penjelasan hasil saduran dari Profesor Nanung Danar Dono soal penjelasan titik kritis kehalalan pada bahan baku pembuatan bakery, diantaranya:

1. Kuas berbulu babi
Kuas sering dipakai untuk mengoleskan mentega, margarin, telur, cokelat, dll. Hati-hati dengan bahan bulu kuas, karena umumnya berasal dari bulu babi (bisa mencapai 80-90%). Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mengimpor boar bristle dan pig/boar hair periode Januari-Juni 2001 sejumlah 282.983 kg atau senilai US $ 1.713.309 (Jurnal LPPOM-MUI HALAL, N0. 41/VII/2002).
Pada gagang kuas berbulu babi sering tertulis kata : Bristle, Pure Bristle, 100% China Bristle, dll. Salah satu makna kata Bristle adalah Pig Hair atau bulu babi (Webster’s Dictionary) yang berstatus najis apabila basah. Oleh karena itu, roti yang terkena sapuan kuas najis menjadi terkena najis, sehingga haram dimakan.
Pengganti kuas bulu babi adalah kuas dari bahan plastik (polyester). Perusahaan kuas merk Ken Master dan Selery juga meproduksi kuas dari bahan halal ini.

2. Rhum
Rhum banyak dipakai untuk mem-buat adonan tercampur dengan baik, agar cake lebih awet, serta untuk mengikat aroma. Rhum diharamkan karena memiliki sifat khamer. Bahkan kandungan alkohol rhum bisa mencapai 38-40%. Hati-hati de-ngan roti Black Forest, Sus Fla, Cake, dll.
Rhum essence (rhum sintetis) juga diharamkan karena membuat konsumen tidak dapat membedakan rhum ‘asli’ dan rhum ‘sintetis’.

3. Daging dan Produk Olahannya
Daging haram (khususnya : babi) dapat masuk dalam berbagai bahan dan produk rerotian. Produk daging dan olahannya dapat masuk dalam bentuk : daging, sosis, abon, dll.

4. Emulsifier
Emulsifier adalah bahan yang dipakai agar bahan-bahan yang berkadar lemak tinggi dapat bercampur dengan air ketika dibuat adonan. Beberapa macam emulsifier juga dapat dipakai sebagai stabilizer (penstabil) adonan roti.
Ada beberapa jenis emulsifier yang lazim dipakai di pasaran, seperti : lesitin, lesitin kedelai (soya/soy lechitine), dan emulsifier lain yang menggunakan kode E-number. Lesitin bersifat syubhat karena bisa berasal dari bahan nabati maupun hewani (sapi, babi, dll). Lesitin kedelai halal karena berasal dari bahan nabati. Hati-hati dengan E-number, karena beberapa emulsifier (seperti : E471, E472, dll.) ada yang menggunakan bahan dari babi.

5. Ovalet
Ovalet dipakai sebagai pengembang dan pelembut produk bakery. Bahan ini dibuat dari asam lemak, bisa berasal dari asam lemak hewani maupun nabati (tumbuhan). Apabila berasal dari tumbuhan, tentu tidak masalah. Namun apabila dibuat dari produk hewani, maka harus dipastikan berasal dari hewan halal atau hewan haram (babi).

6. Shortening
Shortening sering dikenal dengan istilah mentega putih. Bahan ini berasal dari lemak, bisa dari lemak hewan, tanaman, maupun campuran keduanya. Shortening sering dipakai untuk membuat sensasi lembut dan renyah (crispy). Oleh karena bisa berasal dari lemak hewan, maka shortening bersifat syubhat.
Selain itu, sudah lama dikenal di masyarakat bahwa lemak hewan (animal fat) yang paling enak adalah lemak babi (Lard). Meskipun ada yang menulis dengan huruf Arab, namun karena berasal dari babi, maka tetap saja lard hukumnya haram.

7. Margarin
Margarin dibuat dengan bahan dasar lemak tumbuhan. Dalam proses pembuat-annya, sering kali ada bahan penstabil (stabilizer), pewarna, maupun penambah rasa (flavor) yang ditambahkan. Oleh karena itu, apabila bahan penstabil yang dipakai dari tanaman tentu tidak masalah. Namun apabila berasal dari produk hewan, maka harus dipastikan dari hewan halal atau haram. Penggunaan lesitin babi, membuat produk roti menjadi haram.

8. Bakers Yeast Instant (Ragi)
Yeast banyak dipakai pada produk-produk rerotian sebagai bahan pengembang (bread improver). Dalam pembuatannya, adakalanya ditambahkan bahan pengemulsi (emulsifier). Nah, kalau emulsifier yang dipakai berasal dari bahan haram (misal : lesitin babi), maka yeast ini tentu menjadi tidak halal.
Selain itu, senyawa anti-caking (anti gumpal) yang ditambahkan juga harus diperhatikan status kehalalannya.

9. Keju
Keju berasal dari susu hewan, bisa berasal dari susu sapi, domba/kambing, unta, dll. Merk keju yang dipasarkan di masyarakat, contohnya : Cheddar, Edam, Emmental (Emmenthal), Beaufort, Gloucester, Cheshire, Fontina, Leyden, Derby, Gruyere, dll. Perbedaan penamaan keju didasarkan pada asal bahan, asal daerah, dan proses pembuatannya.
Dalam pembuatannya, untuk memperoleh curd/padatan, susu digumpalkan dengan bantuan enzyme dan starter. Apabila enzim yang dipakai berasal dari saluran pencernaan hewan haram, maka tentu statusnya menjadi haram.
Hati-hati dengan keju edam, karena dalam standar pembuatannya, Keju Edam sering dibuat dengan bantuan enzim rennet yang diambil dari lambung anak babi.
Starter yang dipakai dalam peng-gumpalan susu berasal dari mikro organisme (umumnya bakteri asam laktat). Nah, media yang dipakai untuk menumbuhkan bakteri tersebut bisa berasal dari media halal maupun media yang haram.

10. Creamer
Creamer dibuat dari susu. Titik kritisnya terdapat pada bahan enzim yang dipakai untuk memisahkan keju dan whey. Apabila menggunakan enzim haram, maka status creamer yang bersangkutan haram.

11. Cokelat
Dalam proses pembuatan cokelat batangan dari buah cokelat segar kadang dibutuhkan emulsifier. Emulsifier dapat berasal dari lesitin nabati (dari biji kedelai, bunga matahari, jagung, dll.) maupun dari produk hewani. Adakalanya lesitin hewani dibuat secara enzimatis menggunakan enzim Phospholipase A2 yang bisa berasal dari pankreas babi.

12. Gelatin
Umumnya, gelatin dipakai sebagai gelling agent (bahan pengental), bahan penegar (penguat), atau untuk topping kue atau es krim. Gelatin pasti berasal dari produk hewani (sapi, babi). Jika berasal dari babi, maka status hukumnya haram.
Sebagai pengganti, bahan lain yang dapat dipakai sebagai pengental adalah : rumput laut (agar-agar), karagenan, pati yang dimodifikasi, gom arab, dll.

13. TBM
Bahan ini sering digunakan untuk melembutkan tekstur cake yang dihasilkan. Sebagai sebuah merk dagang, TBM ini umumnya berasal dari mono-glyseride (MG) dan di-glyseride (DG). MG dan DG berasal dari lemak, tentunya bisa berasal dari hewani maupun nabati. Apabila berasal dari bahan nabati, tentu TBM ini tidak masalah. Namun apabila dibuat dari asam lemak hewan, maka harus dipastikan apakah berasal dari hewan halal atau hewan haram.


Nanung Danar Dono, S.Pt., MP.
PhD student at the College of Medical, Veterinary and Life Sciences
University of Glasgow, Scotland, UK 

Untuk mengetahui produk-produk apa saja yang telah bersertifikat halal secara lengkap dari Maret 2012 bisa dicek Disini

Nah, intinya cermat sebelum mengkonsumsi, semoga kita semua muslim selalu mendapat petunjuk yang di ridhai-Nya.

Amin y Rab.








Lovely YAFI (Youth's Act for Indonesia)

Hello my dearest reader, I want to tell a story of YAFI (Youth's Act for Indonesia). Sedikit cerita kegiatan saya bersama YAFI dan SDI Tambora. Kindly ask you to read it until finish.:D

Tidak terasa sudah hampir tujuh bulan YAFI berjalan sejak November 2011 sampai sekarang dengan prestasi serta impact yang dihasilkan cukup memuaskan walau tentu tidak ada yang sempurna di dunia ini, semua masih butuh pembelajaran. Dari mulai prestasi mendapatkan penghargaan Inspiring Student Social Movement di Bandung. Proses dibalik semua perjalanan YAFI benar-benar membuat kami bangga dan merasakan kegembiraan tersendiri. Proses dimana didalamnya terdapat suka duka bersama tapi dengan penuh canda tawa. Proses kebersamaan tanpa ada paksaan. Proses dimana kita membuat suatu berdasarkan rasa cinta dan kasih kepada calon masa depan bangsa. Proses dimana kita bisa menemukan pembelajaran disetiap kegiatannya.


Yup, YAFI adalah sebuah organisasi berbasis komunitas yang didirikan oleh anak-anak muda dari berbagai universitas yang berbeda yang memiliki passion yang sama untuk beraksi dan menginspirasi. Untuk senantiasa menciptakan suatu program kegiatan yang berimpact pada lingkungan sekitar. Dimulai dari kegiatannya yang pertama yaitu kampanye memperingati hari HIV/ Aids yang jatuh pada 1 Desember 2011 lalu. YAFI membagikan sekitar 500 pita merah kepada pejalan kaki disekitar stasiun UI, Depok dengan beberapa orang volunteer yang juga rela berpanas-panasan untuk ikut mengkampanyekan aksi ini.


Dan baru saja, Sabtu (12/05) YAFI telah menyelesaikan program Kami Berbakti Batch 1 di SDI Tambora. Sebuah SD swasta di daerah Jakarta Barat yang sudah berdiri lebih dari 50 tahun. Tapi bisa kalian bayangkan, mungkin juga akan kaget seperti kami yang mengetahui bahwa SD yang sudah lebih dari 50 tahun berdiri ini belum memiliki perpustakaan..:(

Miris plus sedih plus kaget, rasanya semua bercampur aduk guys. Masa bisa sih SD yang udah hampir setengah abad berdiri itu belum punya perpustakaan. Dan beruntunglah YAFI menemukan SD ini. Tuhan sepertinya memberikan petunjuk dan bimbingannya selalu kepada kami untuk tetap semangat berjuang konsisten membimbing adik-adik SDI Tambora. Serta atas kehendak Tuhan juga tentunya jalan kami untuk segera mendirikan perpustakaan untuk SDI Tambora mendapat banyak kemulusan. Yup, tangan Tuhan lebih panjang untuk mewujudkan semuanya tentunya.

Dimulai dari November 2011 saat episode 1 "Melukis Mimpi" pertama kali di laksanakan di SDI Tambora sampai episode 10 yang merupakan episode terakhir di Batch 1 ini pada 12 Maret 2012 dengan tema "Untukmu Indonesiaku". Kegiatan yang dirasakan antara adik-adik dengan para volunteer sangat erat, terlihat bagaimana kedekatan internal dan rasa sayang para kakak volunteer saat harus break untuk beberapa bulan usai Batch 1 ini.



Saat kami pertama kali memulai program bimbingan di episode 1, dan mulai dengan memotivasi adik-adik SDI Tambora untuk berani bermimpi dan bercita-cita. Saat dimana saya dan teman-teman YAFI yang lain mulai membuka mata dan mengetahui fakta akan kondisi dan sifat adik-adik di pinggiran kota Jakarta. Mindset mereka yang nampaknya harus dan wajib mendapatkan dorongan semangat dari kita semua.



Alhamdulillah, pada Sabtu (12/05) lalu, keinginan terbesar YAFI untuk membuat perpustakaan untuk SDI Tambora akhirnya terwujud. Ada sekitar 500 buku yang terkumpul belum termasuk yang tidak lolos sortiran tersusun rapi dalam rak-rak perpustakaan yang letaknya tidak terlalu besar. Semua bantuan berupa donasi buku-buku, maupun uang sangat membantu YAFI dalam mewujudkan pembuatan perpustakaan ini. Terdapat buku-buku baru maupun bekas dari mulai buku pelajaran,  RPUL, kamus, buku cerita dan majalah tersusun rapi di rak.



Pembukaan secara resmi dan simbolis perpustakaan baru ini dilaksanakan pada Episode puncak YAFI yang ke 10 dengan tema "Untukmu Indonesiaku". Selain pembukaan perpustakaan, episode 10 ini juga diisi dengan kegiatan Manager Berbakti. YAFI kedatangan enam profesional muda dari beberapa perusahaan diantaranya datang dari Bakrie Microfinance Indonesia dan Uniex Consulting. Keenam profesional muda itu ikut membimbing adik-adik SDI Tambora untuk belajar dan bermain di tiga pos bimbingan, yaitu pos bahasa inggris, matematikan dan puzzle. Semangat para kakak2 profesional muda nampaknya tidak luntur sampai akhir bimbingan. Mereka juga menyelipkan cerita motivasi di sela-sela bimbingan. Kehangatan dan perhatian kakak-kakak ini terlihat jelas saat mereka mulai bercengkrama dengan adik-adik SDI Tambora dan bertukar cerita.

Usai bimbingan, kegiatan selanjutnya adalah sesi "Hope Tree". Adik-adik diberi selembar kertas ukuran kecil yang sudah diberi tali dan nantinya akan digantung disebuah miniatur pohon yang terletak di dalam perpustakaan. Kertas itu berisi cita-cita adik-adik Tambora yang pernah juga dilukiskan saat episode 1 Kami Berbakti.


                                                      "Hope Tree" di dalam perpustakaan


Senang yang teramat sangat saat kami melihat senyum adik-adik SDI Tambora melihat perpustakaan baru mereka dan dengan sangat antusia masuk kedalamnya. Terima kasih Tuhan, Engkau telah mempertemukan kami dengan adik-adik Tambora yang super. Tetap ceria ditengah keterbatasan mereka selama ini. Tetap semangat ditengah hiruk pikuk Tambora yang padat. :)

Hal inilah yang membuat saya juga teman-teman YAFI dan para volunteer serta semua donatur rasanya sangat tergerak untuk bisa terus konsisten membimbing adik-adik SDI Tambora sampai jangka waktu yang belum bisa diprediksi. Bisa dibilang selama kami masih memiliki tenaga, insya Allah kami akan konsisten membimbing adik-adik Tambora. Dan, can't wait for batch 2 YAFI in September 2012, Insya Allah.:)

                                 Kak Alex dan Kak Kristie, profesional muda dari Uniex Consulting            

                    Kak Melisa (Uniex Cunsulting) dan Kak Rezda (Bakrie Microfinance Indonesia)


For further information about YAFI hubungi di yafi.indoneia@yahoo.co.id or kindly check, Blog YAFI . Jangan lupa juga like fanpagenya Fanpage YAFI dan follow twitternya untuk mengetahui update-update kegiatan terbaru YAFI @YAFIndo . :)

"Be the Change you want to see in the world" Mahatma Gandi.

Citra Pertiwi
Chemistry UIN Jakarta
Head of Public Relation YAFI (Youth's Act for Indonesia)
citrapertiwi70@gmail.com
@citraptiwi


Menyuarakan Pendapat Lewat Tulisan

Hello my dearest reader, damn sorry for the late update.
Almost three months I didn't write in my official blog. Hectic with many articles waiting to done in my job as copy writer and also social admin. Try to do my best.!


Oke, kali ini gue mau sharing tentang materi yang gue dapet dari Youth Camp Indonesia Berseru Februari lalu pas sesi Jurnalistik yang diisi sama Mbak Emma (Editor in chief Chic Magazine). hihi, tiga bulan yang lalu dears acaranya,, tapi gak apa-apa. Insya Allah ilmunya bermanfaat ya.:)
Check this out.! :D

Kalo dibilang hebohnya suara pemuda, Speak up.! and many more, pendapat kita itu gak melulu hanya bisa disuarakan dengan suara guys. Tulisan juga bisa menjadi media komunikasi yang efektif loh. bahkan sangat efektif. mungkin daripada kita cape-cape teriak-teriak supaya pendapat kita di dengar, lebih efektif jika kita menuliskan ide dan pendapat kita, lebih bagus lagi kalau masuk jurnal nasional, tentu akan semakin banyak yang akan membaca dan mengetahui ide dan pendapat kita. :)

Masih ingat dong gimana buku-buku dan tidak sedikit juga tulisan-tulisan sudah menjadi kontroversi dan mengubah suatu konstruksi sosial di masyarakat. Ini adalah bukti dari kuatnya media tulisan dalam mempengaruhi pembaca. Tapi, nulis juga gak asal nulis guys, tentu ada aturan dan kaidah-kaidah yang harus diikuti. Tentunya mengikuti EYD dan yang paling penting tidak mengandung SARA yang akhirnya memecah dan mengadu domba kelompok tertentu. Karena, tentu tujuan kita menulis adalah untuk menyebarkan ide dan pendapat yang bermanfaat kan, bukan untuk menyebar permusuhan.:)

Di Youth Camp Indonesia Berseru lalu gue dapet sharing knowledge dari Editor in Chief nya Chic Magazine, Mbak Emma, she's a warm welcoming and attractive woman. Mbak Emma berbagi pengetahuan seputar gimana caranya kita menyuarakan pendapat kita lewat tulisan supaya pembaca dapat lebih memahami ide tulisan kita guys.

Membuat tulisan itu seperti kita menulis surat guys, langkah-langkah yang harus diperhatikan saat kita ingin membuat suatu tulisan adalah:

Who (Says)
Menandakan siapa kita, artinya adalah siapa pengirim pesan itu, ini bisa menyangkut ke gaya tulisan kita aat merangkai kata-kata. Kita tentu punya ciri dan gaya sendiri kan saat merangkai kata-kata.:)

What (to)
Nah ini yang penting guys.! bagian ini menandakan apa pesan yang ingin kita sampaikan ke pembaca. Tetntunya ide di kepala kita sudah menumpuk dan kita sudah tahu ide besar apa yang ingin kita sampaikan dan beritahukan ke pembaca nantinya.

Whom (in)
Yup, sama seperti kita menulis surat. Ada penulis, isi dan tentu ada si penerima. Kepada siapa tulisan ini kita tunjukkan. Disini berarti segmentasi pembaca kita. Tentu kita juga sudah bisa menilai segmentasi tulisan kita ini untuk siapa guys. Bisa untuk remaja, orang tua, bahkan untuk anak-anak seperti kita menulis di tabloid anak-anak. Bahasa yang digunakan tentu berbeda. Mabka Emma menambahkan segmentasi penting untuk mengatahui gaya tulisan kita. Soal segmentasi lanjut Mbak Emma kita perlu memperhatikan jenis kelamin pembaca kita, apakah kita akan menulis untuk pembaca yang mayoritas perempuan, laki-laki, kemudian status, ini juga penting guys, tentu kita gak mungkin kan menulis dengan gaya bahasa yang hanya bisa dimengerti kalangan manager sementara pembaca kita mayoritas adalah ibu-ibu rumah tangga..Jleb..:)

What Chanel (with)
Nah pada sesi ini kita sudah masuk ke saluran media yang akan kita gunakan.

Dan dari semua persiapan kita menulis tersebut point penting adalah What Effect. Sama seperti kita menulis surat, tentu kita ingin mendapatkan respon dari pembaca kita, apakah ingin pembaca menjadi tenang, marah, senang atau bahkan sedih dan iba setelah membaca tulisan kita. Nah, dalam tulisan kita juga harus bisa memprediksi apa respon yang kita inginkan dari pembaca setelah membaca tulisan kita. Apakah kita ingin pembaca menjadi senang, marah, sedih atau galau setelah membaca tulisan kita. it's up to your choice guys.:)

Setelah semua senjata sudah kita kuasai. Tentu kita ingin mendapatkan respon dan hasil yang sesuai dengan keinginan kita. Pesan/ tulisan dianggap berhasil jika pesan kita tersampaikan dengan baik, tepat sasaran (objek, pembaca), pesan kita dipahami dengan benar sehingga pembaca tidak menimbulkan kesalahpahaman, serta tentunya pesan kita direspon sesuai keinginan dan harapan kita.

Tentu, lanjut Mbak Emma masih dalam sesi sharing, tulian kita harus jelas, mudah dipahami, dan pergunakan rumus KISS.! Keep it simple, Sweetheart. Yup, bener banget kata Mbak Emma, just make our words simply.!

Terakhir sebelum sesi tanya jawab para peserta, Mbak Emma memberikan tips agar kita bisa terus aktif menulis dan terhindar dari writer's block. Yup, caranya adalah selalu mengkondisikan mood kita saat menulis, tulis semua ide dan gagasan yang ada di pikiran. Dan yang paling penting, bawalah gadget/ notebook kecil kemanapun kita pergi. Catat semua ide dan gagasan yang muncul secara tiba-tiba, jangan pernah menunda mencatatnya, karena ide itu mudah muncul tapi juga mudah menguap guys. hehe.:)

Selamat Menulis.!

@citraptiwi

Liputan Youth Camp Indonesia Berseru 2012


Hello my dearest reader, sekarang waktunya saya sharing tentang kegiatan Youth Camp yang diadakan oleh Indonesia Berseru, Aliansi Desa Sejahtera dan Respect Magazine pada 27-29 Januari 2012 di Lembur Pancawati, Ciawi Bogor...;)

Kegiatan yang dilakukan selama tiga hari ini cukup membuat para peserta tercengang setelah diberikan materi-materi seputar beras, sawit dan perikanan di Indonesia. Kesadaran dan kekagetan setelah mengetahui fakta-fakta pangan lokal Indonesia menyebabkan para peserta berinisiatif untuk gencar mendukung keberpihakan pada pangan lokal Indonesia. Yuk kita cek apa saja materi yang diberikan selama tiga hari ini dan hal-hal apa yang dapat kita lakukan untuk mendukung pangan lokal di Indonesia. Kebetulan pada kesempatan kali ini, saya bertindak sebagai salah satu panitia youth camp 2012. Walau sudah mendapatkan materi seputar pangan lokal dan fakta-fakta di Indonesia sebelumnya, rasa kaget, miris dan ironis tetap saja hinggap dipikiran saya saat kembali dijelaskan tentang materi seputar keberadaan pangan lokal di Indonesia sama seperti peserta yang lain.

Guys, rasa antusias anak-anak muda Indonesia terhadap isu pedesaan dan keberpihakan terhadap pangan lokal nampaknya cukup besar loh. Terbukti dengan jumlah calon peserta yang mengirimkan CV dan motivation latter ada sekitar 70an peserta dengan berbagai macam latar belakang yang berbeda. Peserta diseleksi menjadi hanya 22 peserta.:)

Okey, grab it fast, next lanjut ke main topic kita pada materi hari pertama #YouthCamp2012. check it out..!!



#Day 1 (27 Januari 2012)
Di hari pertama setelah makan malam dan take a rest mean a while, para peserta mendapatkan materi dari para pemateri yang luar biasa. Para pemateri yang datang di hari pertama merupakan perwakilan dari masing-masing pokja beras, sawit dan perikanan di Indonesia. Yuppy, cukup membuat kami tercengang guys. Fakta-fakta yang diungkapkan para pemateri sungguh ironis. Kondisi pangan lokal di Indonesia memang membutuhkan perhatian serius demi kemandirian bangsa kedepannya. Kekayaan dan kemakmuran alam Indonesia ternyata tidak membuat bangsa kita kaya di negeri sendiri. Pihak-pihak asing yang banyak singgah di negeri kita justru yang lebih banyak menguasai perdagangan dan penguasaan pangan Indonesia. Apalagi saat materi terakhir yang diberikan oleh bang Nego tentang sawit di Indonesia. Yuhuu,, rasa ngantuk rasanya hilang dengan cepat dan diganti dengan rasa marah campur kaget saat melihat dan mengetahui fakta-fakta sawit di Indonesia dan gambar-gambar peralihan lahan perkebunan sawit yang mencapai beribu-ribu hektar.


Berbagai pertanyaan diajukan oleh para peserta kepada ketiga pemateri dari masing-masing pokja. Para peserta cukup kritis dan antusias dalam memberikan pertanyaan dan gagasan guys. Ya, memang benar adanya bahwa anak muda adalah motor penggerak perubahan bagi bangsa atas kreativitas dan gagasan-gagasan mereka yang luar biasa. :)


Bang Nego dari pokja sawit sedang memberikan materi

Hari pertama berlangsung sampai hampir pukul 12 malam karena banyaknya pertanyan dan gagasan yang muncul dari para peserta. Hmm, walau dengan fisik yang lelah karena perjalanan seharian Jakarta- Ciawi, namun para peserta masih sangat semangat sampai acara materi selesai. 



#Day 2
It was damn cold in that place guys. Dinginnnnn bangett,, rasanya gak mau beranjak dari tempat tidur. But, day two was coming guys. Semua panitia dan peserta bangun untuk memulai aktivitas hari kedua di Lembur Pancawati. Hari kedua adalah hari yang paling menyenangkan. Ada apa sih di hari kedua sampai sebegitu menyenangkannya? yuk, check it out..!

Setelah sarapan dan olahraga ringan, kami langsung masuk ke dalam ruangan untuk mengikuti pelatihan selanjutnya. Yup, materi yang sangat menyenangkan guys. Kita kedatangan pemateri Mbak Emma (Editor Chic Magazine) yang membawakan materi jurnalistik, Mas Dave dan Mas Eko yang membawakan materi fotografi, dan dilanjut materi oleh Mas Shafiq Pontoh yang memberikan penjelasan seputar peran media sosial twitter sebagai alat untuk melakukan perubahan. ;D



Lebih menantangnya lagi, para peserta ditugasi untuk langsung mempraktekan materi yang baru saja didapatkan. Masing-masing kelompok berkeliling di sekitar desa tempat kami tinggal untuk mencari objek tulisan dan foto. Saya bersama dengan kelompok klepon berkeliling desa pancawati untuk mencari ide/ tema yang akan dipresentasikan di hari ketiga youth camp.

#Day 3
Yuhuu,, tidak terasa day 3 was coming guys. Saking serunya kegiatan youth camp ini, waktu seperti tidak terasa, tahu-tahu udah menginjak hari terakhir youth camp..hehee.
Yup, it was the last day of youth camp IB 2012.

Seperti biasa, dinginnya udara pagi di Lembur Pancawati membuat kami enggan untuk beranjak dari tempat tidur, hehee. Oke but morning was came, sun was rise, we must prepare for day 3..:D
Jadwal pagi hari di hari ketiga adalah yoga. Yeaahhh,, it's time for Yoga guys..~,~
Instruktur yoga adalah mas Yudhi yang sudah sangat berpengalaman menjadi instruktur yoga.
Sekitar hampir 2 jam kami melakukan yoga. dan yup, rasa ngantuk segera sirna diganti dengan rasa segar berkat yoga..:D

Lanjut setelah yoga kami langsung menuju pada sesi terakhir dari rangkaian youth camp kali ini. Waktunya presentasi objek fotografi dan tulisan hasil obervasi kelompok hari sebelumnya guys. :D
Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil observasi tulisan dan fotografinya masing-masing. And that was amazing guys. Dari hasil presentasi masing-masing kelompok, kita dapat menemukan hal yang cukup mencengangkan dan juga membanggakan dari desa pancawati. Banyak kejadian dan liputan yang menyenangkan, namun tidak sedikit pula hal dan kejadian-kejadian yang cukup memilukan di sekitar desa Pancawati. Semua hasil tulisan dan fotografi tersebut dikumpulkan untuk nantinya dipublikasikan di official website ADS.

Yup, selesailah rangkaian kegiatan youth camp IB 2012 ini. Lanjut ke sesi berikutnya setelah presentasi kelompok, kami bersama-sama mendiskusikan projek selanjutnya yang akan di lakukan demi mendukung keberpihakan kepada pangan lokal dan petani-petani lokal.


Dalam waktu dekat, yaitu di akhir Maret 2012, Aliansi Desa Sejahtera, Indonesia Berseru dan Respect Magazine kembali akan menghadirkan sebuah Festival Desa dan Food Film Festival yang dikemas secara pop dan nge-hits namun tetap kental akan suasana lokal. Jangan lupa hadir dan ramaikan festivalnya ya guys. For further information about this event just ask from official twitter of Desa Sejahtera, Indonesia Berseru and Respect Magazine.

Okeeyy Guys..demikianlah rangkaian kegiatan youth camp yang luar biasa ini. Tetap dikemas secara pop namun esensi materi-materi yang disampaikan tetap masuk dan mengena.:)
So, tugas kita selanjutnya sebagai seorang pemuda adalah terus menyuarakan keberpihakan kita akan nasib produsen kecil dan dukungan pada produk pangan lokal. Media baik cetak, elektronik bahkan media sosial yang saat ini sedang digandrungi oleh para remaja merupakan suatu alat yang luar biasa yang dapat kita gunakan untuk terus menyuarakan keberpihakan kita kepada mereka agar impact yang lebih jauh bisa sampai terdengar oleh pemerintah.
Next, baca juga ya tulisan saya tentang pentingnya peran pemuda sebagai pengontrol social media demi perubahan sosial. soon..:)
Ayo kita menyuarakan dan melakukan perubahan untuk lingkungan sekitar.

We can Act Locally but the Impacts are Globally..!


Follow official twitter for more info:
@Desasejahtera
@IDBerseru
@Respectmagz


Regard,
Citra Pertiwi
@Citraptiwi

I'm Joining Vocal Class in Gladiresik Music Lab

Kantor Gladiresik Musik Lab

Hallo guys,,
I want to tell about my new activity beside my college and organizations. It's about music class guys. :D

Ceritanya berawal ketika di bulan November 2011, lembaga pendidikan musik Gladiresik Music Lab sedang buka pendaftaran untuk program "Peduli Pendidikan Musik Anak Negeri 2012" selama tiga bulan free. Saya mendaftar kelas vokal dan selang beberapa hari kemudian dihubungi oleh pihak Gladiresik untuk konfirmasi jadwal kelas. At least, murid yang terdaftar di program P2MAN 2012 adalah 2000 orang lebih. Waww,, ini menunjukan kepedulian dan respect anak-anak muda Indonesia terhadap musik cukup besar guys. anyway, divisi yang dibuka di program ini adalah vokal, gitar, keyboard, bass, dan drum. I''m following vocal class..;D

Next, di minggu pertama program P2MAN 2012 adalah sesi Global Class yang diadakan pada 28-29 Januari 2012. Jadwal saya adalah pada 29 Januari pkl.14.30 WIB. Di global class ini, kami diberikan penjelasan dan pengenalan tentang Gladiresik Music Lab dan instruktur-instruktur yang akan mentrasferkan ilmu musik mereka. :)
Sayangnya saya tidak full mengikuti sesi global class, karena tepat 29 Januari 2012, saya baru saja pulang dari acara YouthCamp Indonesia Berseru di Ciawi, alhasil, telattt bangett dateng ke acara global class. hohooo. But, it's okay. :D

31 Januari 2012,
Nah, jadwal saya di kelas vokal adalah setiap Selasa pkl.14.00 WIB. Kelas berlangsung selama satu jam dengan jumlah masing-masing siswa hanya 5 orang perkelas, kebayang kan gimana fokusnya kita belajar, sekelas cuma 5 orang gan..:D

Setiap pertemuan kita diabsen, dan menurut mbak Venty (staff Gladiresik) akan berpengaruh pada nilai evaluasi di akhir dan berkesempatan untuk mengikuti program belajar lagi 3 bulan free...:D

Di awal pertemuan kelas, saya telat setengah jam..oh my God..!!! It's because a traffic jam..T.T
Sayang banget sebenernya kalo telat, karena ketinggalan setengah materi.
Instruktur kelas vokal adalah mbak Santi. Pada pertemuan awal kami diberikan pengajaran tentang membaca not balok, dan dasar-dasar awal posisi badan yang benar saat sedang bernyanyi..;D



Ulasan sedikit tentang posisi bernyanyi yang benar diantaranya;
- Posisi badan (Bahu tidak boleh bergerak saat bernyanyi, pernafasan menggunakan diafragma)
- Posisi kepala (Posisi bahu sejajar, rahang bawah yang bergerak, bibir jangan dipaksa dibuka terlalu lebar)

yeahhh,,itu baru sekilas pertemuan di minggu pertama guys, minggu kedua adalah materi untuk melatih pernafasan diafragma untuk menyanyi..yuppyy..:D Can't wait...


Regard,

(part 2) Episode 2 YAFI "Melompat Lebih Tinggi"



Hallo readers, masih lanjutan kegiatan saya bersama teman-teman tim dan volunteers YAFI (Youth's Acts for Indonesia) untuk adik-adik SD Tambora, Jakarta Barat. Episode 2 kali ini mengangkat tagline "Melompat Lebih Tinggi". Tujuan utama dari episode 2 ini adalah mengetahui kemampuan dasar adik-adik SD Tambora dalam hal edukasi dasar seperti membaca, menulis, berhitung dan kemampuan menganalisi suatu persoalan. Di episode 2 kali ini dibagi menjadi 4 pos dengan masing-masing tema pos membaca, menulis, berhitung dan berdiskusi. Hasil jawaban yang diberikan oleh masing-masing adik-adik akan dievaluasi oleh panitia dan kakak-kakak pendamping. Dari hasil jawaban yang diberikan, kakak-kakak pendamping bisa melihat dan menilai adik-adik yang memang membutuhkan bimbingan lebih intens.

Suatu kegiatan yang dapat kami berikan kepada adik-adik SD Tambora adalah bentuk pengajaran sukarela yang YAFI rangkai menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan dan tidak membosankan. Di awal episode YAFI "Melukis Mimpi", adik-adik yang berpartisipasi mengikuti rangkaian kegiatan YAFI #KamiBerbakti ini adalah adik-adik kelas 5 dan 6 saja. Tapi, di episode 2 kali ini ternyata adik-adik kelas 4 juga antusias ingin mengikuti rangkaian kegiatan #KamiBerbakti ini. Kami sangat senang melihat antusias dan kemauan adik-adik Tambora dalam kegiatan YAFI ini. Berbagai pos dilalui dan diikuti oleh adik-adik Tambora dengan semangat dan antusias.





Hasil yang diperoleh dari masing-masing pos ternyata cukup mencengangkan untuk sebagian adik-adik yang membutuhkan bimbingan yang lebih intens. Guys, seperti yang sudah saya ceritakan di part 1 episode 1 #KamiBerbakti "Melukis Mimpi" atau teman-teman pembaca bisa kunjungi blog YAFI, sebagian adik-adik SD Tambora kelas 5 dan 6 ada yang belum lancar baca dan tulis guys,.:( Kami cukup kaget ketika mengetahui hal tersebut, namun kami berusaha memahami keadaan lingkungan di sekitar adik-adik Tambora. Oleh karena itu, di episode 2 kali ini tujuan utama kami adalah mengetahui adik-adik yang memang membutuhkan bimbingan yang lebih intens.

Adik-adik yang mengikuti rangkaian acara #KamiBerbakti kali ini berjumlah sekitar 24 adik-adik. Dari semuanya, kami mendapatkan dan mengevaluasi adik-adik yang memang membutuhkan bimbingan intens. Kami berharap kegiatan kami ini akan dapat bermanfaat bagi adik-adik SD Tambora. Amin..



Semangat berbagi dan menginspirasi reader..
Follow: @YAFIndo
Blog: yafindo.wordpress.com

Melukis Mimpi #KamiBerbakti Episode 1

Kita bisa sibuk dengan rutinitas kita sendiri, tidak ada yang berubah bagi mereka.
Kita bisa protes kepada pemerintah , energi habis, pun tidak ada yang berubah bagi mereka.
Kita bisa memilih untuk berAKSI! Lakukan perubahan dan menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Sulitnya akses pendidikan di provinsi yang terpencil di Indonesia itu “wajar”. Bagaimana jika masih ada sekolah di Jakarta yang kondisinya tidak lebih baik dari sekolah yang berada di provinsi terpencil itu? Ini Jakarta! Ibukota Indonesia. Hellooo...!!

Oleh karena itulah YAFI (Youth's Acts For Indonesia) yang merupakan organisasi dengan anggota para anak muda Indonesia yang memiliki visi misi yang sama untuk mau berAKSI melakukan perubahan, membuat salah satu program bernama #KamiBerbakti yang bertujuan melakukan suatu aksi nyata yang bermanfaat untuk sekitar. Program #KamiBerbakti merupakan program dari isu pendidikan yang menjadi salah satu concern YAFI. 

Jakarta yang notabennya adalah ibu kota Indonesia dengan segudang teknologi dan pembangunan yang maju dan pesat ternyata tidak menjamin kehidupan, bahkan pendidikan gratis 9 tahun yang dicanangkan pemerintah hanya bisa dijangkau oleh kalangan tertentu saja, tidak untuk rata-rata anak2 yang memang "membutuhkan".

Miris dan ironis saat tahu kalau di Jakarta ada sekolah yang bernama SD Tambora, sekolah yang letaknya di daerah Tambora, Jakarta Barat, yang kondisinya seperti sekolah di pedalaman dengan sumber daya yang benar2 seperti di daerah provinsi terpencil di Indonesia. Ini ada di Jakarta loh, bukan di pedalaman provinsi terpencil yang notabennya memang belum tersentuh dengan kemajuan pembangunan seperti di Jakarta. Bahkan anak kelas 5 dan 6 nya ada yang belum lancar baca dan tulis. Jakarta! Pusat pemerintahan, pusat perekonomian. Ternyata sekolah seperti yang digambarkan di serial Laskar Pelangi tidak hanya kita temui di daerah terpencil macam belitong, tapi di Jakarta, di sekitar kita juga ada, bahkan mungkin SD Tambora Jakarta Barat hanya merupakan satu dari sekian banyak sekolah yang belum terekspos di Jakarta dengan kondisi yang sama.

Kegiatan YAFI di Episode 1 #KamiBerbakti ini bertema "Melukis Mimpi" pada 17 Desember di SD Tambora. Kami mencoba mengajak adik-adik SD Tambora untuk melukiskan cita-cita mereka supaya mereka terpacu dan selalu bersemangat untuk melihat masa depan.:)

Tapi, kami benar-benar kaget dan miris saat tim YAFI dan para volunteers meminta mereka untuk menggambarkan keinginan dan cita-cita mereka di masa depan, mereka menggambarkan cita-cita mereka menjadi TUKANG GALON, NELAYAN, DLL...!!

Awalnya mereka menggambar ingin menjadi presiden, pengusaha, dll. Namun, selang beberapa lama mereka menghapus gambar mereka dan mengubahnya menjadi nelayan, tukang galon, buruh, dll.:(
Kami bertanya alasan mereka menghapus cita-cita awal mereka. Dan jawaban mereka adalah, "Ini ketinggian ka, aku gak akan bisa jadi kaya gini,,jadi aku mau jadi nelayan aja,atau buruh.." :'(
(*sedih plus heran plus miris dengan keadaan dan semua rasa campur aduk ada di diri para fasilitator waktu itu)

Pelan-pelan tim YAFI mulai memotivasi adik-adik SD Tambora untuk berani bermimpi. YAFI hadir untuk memotivasi mereka bahwa mereka harus berani bermimpi dan meraih mimpi tersebut.
sampai ada ungkapan :
“Walau Sekolah kami belum punya perpustakaan,
Walau Buku pelajaran cuma Lembar Kerja Siswa (LKS),
Walau ekonomi keluarga kami tak seberuntung kalian,
KAMI HARUS BERANI MELUKIS CITA-CITA
KAMI AKAN BELAJAR SUPAYA PINTAR DAN MERAIH CITA-CITA KAMI.”

Beberapa gambar cita-cita adik-adik SD Tambora setelah diberikan motivasi.





Tanggapan adik-adik SD Tambora sungguh luar biasa,  “Wah,  kakak cuma 2x sebulan dateng kesini” | “Yah, padahal seru, coba setiap Sabtu.”

At least, ini masih Episode 1 dari projek pendidikan YAFI, masih ada banyak PR kita bersama-sama untuk melaksanakan episode-episode selanjutnya yang akan menjadi sustainable untuk SD Tambora ini. Mohon doa, bantuan serta donasi juga sangat diperbolehkan bagi teman2 yang berniat menyumbang..:)
YAFI hadir setiap 2x Sabtu dalam sebulan di SD Tambora, Jakarta Barat.

Episode 2 YAFI untuk SD Tambora akan dilaksanakan pada tanggal 12/14 Januari 2012.
Pendaftaran volunteers YAFI akan dibuka pada tgl 2-5 Januari 2012.

Alhamdulillah, banyak dukungan yang YAFI dapatkan untuk lebih mempercepat proses pergerakan bantuan untuk SD Tambora ini. Salah satunya adalah akses untuk kami dapat membantu SD Tambora membangun perpustakaan sekolah. Karena sudah 30 tahun berdiri, sekolah ini belum memiliki perpustakaan. Mohon doanya y teman2 untuk adik-adik kita di SD Tambora.

Bagi teman2 yang mempunyai buku yang bisa disumbangkan untuk kalangan anak SD kelas 1-6, bisa disumbangkan ke YAFI melalui contact person Tyas (02160910269) atau bisa dikirim melalui paket ke alamat:
Jl. Margonda Raya Gg.Mawar 1 No.141 Beji, Pondok Cina, Depok 16424. (atas nama Rabia Edra Almira)

Twitter: @YAFIndo
Web: http://yafindo.wordpress.com/2011/12/17/melukis-mimpi-kami-berbagi-episode-1/


If your actions inspire others to dream more, learn more, think more, and do more you are a leader.
-John Quincy Adams-